Keunggulan Akademik | Pidato TED Ed Mahasiswa CIS: Refleksi dan Ekspresi dari Perspektif Global

Di CIS, kami berkomitmen untuk membina perkembangan holistik dan mendalam siswa kami. Di era informasi yang berlebihan saat ini, ekspresi yang efektif bukan lagi sekadar keterampilan berbahasa — melainkan cerminan kuat dari struktur pemikiran, penilaian nilai, dan kesadaran emosional seseorang.
Dengan mempertimbangkan hal ini, tiga bulan lalu di bawah bimbingan Ibu Peggy, Kami secara resmi memperkenalkan program TED-Ed Student Talks — sebuah inisiatif pendidikan global dari TED.Platform ini menawarkan kesempatan profesional dan menantang secara intelektual bagi siswa sekolah menengah CIS untuk menemukan jati diri mereka, mempertajam perspektif mereka, dan terhubung dengan dunia melalui pidato publik yang otentik.

Mengapa
Presentasi Mahasiswa TED-Ed?
TED-Ed Student Talks adalah inisiatif pendidikan global dari TED yang dirancang untuk siswa berusia 6 hingga 18 tahun. Di bawah bimbingan para pendidik, siswa didukung melalui seluruh proses pengembangan ide mereka — mulai dari menyempurnakan perspektif mereka hingga menyampaikannya di depan audiens.
Program ini berpusat pada 13 modul terstruktur dan biasanya membutuhkan waktu 10 hingga 20 jam untuk diselesaikan, yang berpuncak pada presentasi bergaya TED.
Diotorisasi oleh TED-Ed, CIS dengan bangga menghadirkan program ini ke kampus kami — Memberdayakan siswa untuk berkembang secara holistik di berbagai bidang seperti berpikir kritis dalam bahasa Inggris, komunikasi terstruktur, kesadaran diri, dan dampak publik.
Inisiatif pembelajaran berbasis proyek ini selaras dengan kurikulum Alberta yang ada di CIS. Selain meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris, hal ini memiliki tujuan yang lebih besar:
● Mendorong siswa untuk berpikir mandiri dan mengutarakan ide-ide mereka sendiri
● Membimbing mereka untuk mengambil pelajaran dari pengalaman pribadi dan mengembangkan empati sosial;
● Memperkuat kemampuan mereka untuk menyampaikan topik-topik kompleks kepada audiens secara langsung;
● Menciptakan platform yang autentik dan menantang yang menginspirasi pertumbuhan dan motivasi.
Selama tiga bulan terakhir, program ini dipimpin oleh Ibu Peggy, yang membimbing siswa melalui studi sistematis tentang struktur TED Talk, Melatih mereka dalam pengaturan tempo bahasa dan penyampaian nonverbal, serta memfasilitasi beberapa putaran penyempurnaan naskah dan umpan balik dari rekan sejawat.
Melalui proses ini, empat siswa berhasil mengembangkan dan menyampaikan pidato bergaya TED mereka secara lengkap di atas panggung.

Mereka Berbicara kepada Dunia
— dan Menemukan Diri Mereka Sendiri
Kelas 6 | Philip
Bahasa Persahabatan
Filipp, yang berasal dari Rusia, menghadapi tantangan kendala bahasa selama tahun pertamanya di CIS. Awalnya, dia mengandalkan percakapan bahasa Rusia dengan satu-satunya siswa lain yang memiliki bahasa ibu yang sama dengannya. Tetapi ketika teman itu pergi, dia terpaksa "mematikan penerjemah" dan menghadapi dunia berbahasa Inggris sendirian.

Kelas 6 | Philip
Untungnya, Filipp terhubung dengan dua teman sekelas yang memiliki minat yang sama terhadap permainan tersebut. Minat bersama mereka menjadi jembatan—meskipun dengan keterbatasan bahasa, kolaborasi, tawa, dan bahkan perdebatan terjadi secara alami.
“Persahabatan tidak membutuhkan bahasa yang sempurna,” ujarnya. “Yang dibutuhkan adalah hobi yang sama.”
Pada akhirnya, dia tidak hanya membuat kemajuan dalam bahasa Inggris, tetapi juga mengatasi keterbatasannya sendiri dan mulai benar-benar merangkul komunitas CIS yang beragam dan inklusif.
Kisah hidupnya mencerminkan perjalanan adaptasi lintas budaya — dan contoh yang kuat tentang pembelajaran bahasa yang beralih dari masukan pasif ke ekspresi aktif.
Kelas 6 | JT
JT membuka pembicaraannya dengan pengalaman yang sangat pribadi: teman yang paling dipercayanya telah menyebarkan desas-desus di belakangnya — menuduhnya menindas orang lain.
Namun JT adalah tipe orang yang akan meminta maaf kepada serangga yang secara tidak sengaja ia injak.

Kelas 6 | JT
Dia tidak larut dalam amarah. Sebaliknya, dia beralih ke pertanyaan yang lebih dalam: Mengapa pengkhianatan begitu menyakitkan? Mengapa terkadang kita terus mempercayai orang yang telah menyakiti kita?
“Teman sejati adalah mereka yang tetap tinggal ketika semua orang pergi.” Dengan mengutip penelitian psikologis, ia mengeksplorasi apa arti persahabatan sejati—bukan tentang siapa yang ada saat hidup mudah, tetapi siapa yang tetap setia melewati saat-saat sulit.
Itu adalah refleksi yang matang tentang kepercayaan, kekecewaan, dan batasan emosional—dan upaya berani dari seorang siswa sekolah menengah untuk berbicara dari lubuk hatinya.
Kelas 6 | Cheney
Cheney berawal dari kesalahpahaman di masa kecilnya: dipengaruhi oleh laporan media, ia pernah percaya bahwa negara tertentu berbahaya—sampai ayahnya membawanya ke sana secara langsung. Melalui pengalaman langsung, ia menyadari betapa terfragmentasinya dunia informasi, dan pentingnya mencari kebenaran sendiri.

Kelas 6 | Cheney
“Ponselku menunjukkan satu dunia padaku. Ponselmu menunjukkan dunia lain padamu. Tapi tak satu pun dari keduanya menunjukkan kebenaran yang sesungguhnya.”
Dengan mengambil contoh seperti video palsu dan konten yang dihasilkan AI, Cheney mengusulkan tiga "aturan untuk mencari kebenaran": Siapa yang diuntungkan? Sudahkah Anda memeriksa berbagai sumber? Apakah layak untuk dibagikan segera? Presentasinya mencerminkan kemampuan berpikir kritis yang kuat, dan menyoroti komitmen sekolah kami terhadap literasi media dan pembelajaran berbasis penyelidikan.
Kelas 7 | Efron
Presentasi Efron dibuka dengan tawa. Melalui humor yang merendah diri, ia menggambarkan beberapa "keajaiban di menit-menit terakhir"—dan kemudian beralih ke pertanyaan serius:“Mengapa kita begitu takut untuk memulai?”

Kelas 7 | Efron
Dia mendefinisikan penundaan sebagai rasa takut akan kegagalan, dan membagikan tiga "strategi" pribadinya: Teknik hitung mundur catur, pelatihan sugesti diri, dan metode kickstart dua menit.
Meskipun tampak sederhana, taktik-taktik ini mencerminkan pemahamannya yang mendalam tentang manajemen diri dan mengatasi resistensi internal. Ceramahnya merupakan tindakan refleksi diri yang jujur, humoris, dan memberdayakan.
Inti sari pendidikan
Tujuannya adalah untuk memberikan arah pada pertumbuhan.
dan memberikan ruang bagi ekspresi untuk berkembang.
Di CIS, kami selalu menganggap kemampuan berekspresi sebagai pilar penting dalam pengembangan akademik. Program TED-Ed Student Talks adalah perwujudan nyata dari keyakinan kami bahwa keunggulan akademik mendorong pertumbuhan pribadi.
Ini lebih dari sekadar latihan berbicara di depan umum — ini adalah integrasi yang kuat dari berbagai disiplin ilmu:
-
Perkembangan Bahasa:Kemampuan berbicara bahasa Inggris, penulisan terstruktur, kejelasan vokal, dan intonasi.
-
Berpikir Kritis:Penyusunan argumen, kurasi konten, teknik persuasif
-
Pertumbuhan Emosional:Menghadapi kamera, mengelola rasa gugup, menerima umpan balik.
-
Kesadaran Budaya:Menghubungkan pengalaman pribadi dengan isu-isu sosial yang lebih luas.
-
Kepemimpinan & Kepercayaan Diri:Membangun presentasi dari awal dan menyampaikannya secara mandiri di atas panggung.
Sebagai ajang resmi pertama sejak CIS menerima otorisasi dari TED-Ed, keempat presentasi mahasiswa ini hanyalah permulaan. Pada tahun ajaran mendatang, kami akan terus memperluas program ini dan mendorong lebih banyak mahasiswa untuk berpartisipasi.

Di akhir presentasi mereka, para siswa menerima sertifikat TED-Ed resmi.
Kami percaya bahwa ekspresi bukanlah sekadar aksesori — melainkan keterampilan mendasar bagi setiap pemimpin masa depan.
Memberi kesempatan kepada siswa untuk tampil di atas panggung bukanlah tentang tepuk tangan, tetapi tentang memberdayakan mereka untuk mengatakan:
“Saya punya sesuatu untuk dikatakan. Saya bisa mengatakannya dengan jelas. Dan saya siap menghadapi dunia.”

Selamat datang lebih banyak keluarga di
Bergabunglah dengan komunitas CIS kami.
Hubungi kami atau pindai kode QR
untuk menjadwalkan kunjungan.



Pendidikan IB PYP















